Headlines
Loading...
HOME NASIONAL DAERAH TUBABA PESAWARAN SUMSEL ASAHAN
SMA Negeri 01 Lambu Kibang,semakin menurun.

SMA Negeri 01 Lambu Kibang,semakin menurun.


Tulang Bawang Barat (Timenews.co.id) -- SMA NEGERI 01 Lambu Kibang di Tiyuh Gunung Sari Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulag Bawang Barat, (tubaba) yang berminat bersekolah di Sekolah tersebut semakin menurun,hal itu di ungkapkan wati guru honorer Bahasa Lampung di SMA tersebut saat di jumpai team news di ruangan guru Rabu 31/01/2017.

"tahun ajaran baru ini kita tidak dapat peserta didik baru hanya dapat peserta didik pindahan saja sebanyak kurang lebih 5 orang".ungkapnya.

Terpisah kepala sekolah SMP N1 Lambu Kibang Igede Suwarsono,yang bersebelahan dengan SMA tersebut mengatakan siswa yang lulus tahun 2017 sekitar 90 siswa,berbagai upaya mereka lakukan untuk mendapatkan peserta didik baru namun hasilnya nihil.

"Siswa kami tahun 2017  kemarin yang lulus sekitar 90 mas.sudah kami arah kan untuk masuk ke sekolah SMA N 1, cuma siswa nya malah memilih sekolah Lain"katanya

Paijo Kepsek (Kepala Sekolah) SMA 01 Lambu Kibang saat di konfirmasi melalui televon seluler miliknya membenarkan hal itu,menurutnya berbagai upaya sudah di lakukan berbagai kalangan bahkan aparat Tiyuh setempatpun sudah ikut serta dalam pencarian peserta didik Sekolah yang di kelolanya.

"benar mas,sekolah kita itu memang tidak ada murid hanya 17 siswa, kelas 10 5 siswa, kelas 11 8 siswa,kelas 12 4 siswa. berbagai upaya sudah kita lakukan sampai aparat Kepala Tiyuh dan Seketaris Tiyuh pun Sudah mempromosikan Sekolah kita itu tapi tetap saja kita tidak dapat murid"!tegasnya.

Paijo juga mengeluhkan dalam pengelolaan sekolah tersebut dirinya juga harus mengambil uang pribadi miliknya untuk memenuhi kebutuhan sekolah tersebut,agar tetap berjalannya program-program pendidikan, bila hanya mengandal kan sumber dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) tidak dapat memenuhi kebutuhan sekolah.

"Kalau hanya mengandalkan dana BOS mas,tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sekolah kita hanya dapat 2.100.000 per triwulan mau beli buku saja,saya harus mengeluarkan uang pribadi milik saya".keluhnya.

Dirinya juga berharap agar dapat membantu dalam mempromosikan sekolah yang di kelolanya sehingga dapat menumbuhkan minat kepada orang tua dan siswa,sehingga sekolah tersebut bisa berkembang dan berdaya saing seperti sekolah SMA lainnya.

"Saya berharap dapat membantu dalam mempromosikan sekolah kita ini, untuk kedepannya bisa dapat di minati.agar kedepannya kita dapat siswa yang banyak"harapnya.(Heriyanto)