timenews.co.id

 


Bandar Lampung – Empat anggota DPRD Provinsi Lampung menggelar reses bersama, program untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Lampung yakni Ar. Suparno SE, Kostiana SE.MH, Aprilliati SH.MH, dan juga Lenistan Nainggolan SH.

Antusias masyarakat yang mengikuti kegiatan reses tersebut, mereka menyampaikan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah mulai dari urusan Olahraga, Pendidikan, Infrastruktur, dan juga lainnya.

Iskandar salah satu masyarakat yang mengikuti reses tersebut menyampaikan, mengapa provinsi Lampung yang tadinya di peringkat kelima dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) kini posisinya masuk dalam sepuluh besar.

“Mengapa Pak dan Bu Dewan yang terhormat pemerintah provinsi Lampung seperti tidak serius dalam dunia olahraga, seperti ajang PON kemarin, dulunya Lampung menduduki peringkat kelima saat ini masuk di dalam sepuluh besar. Kemudian, bagaimana nasib dari Atlet yang berprestasi kedepannya,” ujarnya di Lapangan DPC PDI Perjuangan Kota Bandarlampung, Jl. P. Emir Moh. Noer, Durian Payung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Selasa (13/09/22).

Ar. Suparno yang juga anggota Komisi V DPRD Lampung mengatakan hal tersebut akan disampaikan oleh pemerintah provinsi Lampung untuk dapat memberikan fasilitas untuk atlet yang berprestasi.

“Kita akan sampaikan aspirasi ini kepada pemerintah provinsi Lampung untuk dapat memberikan fasilitasi pada atlet yang berprestasi, sehingga dengan merawat atlet yang berprestasi Lampung dapat menjadi juara atau paling tidak akan mempertahankan prestasinya,” ucap anggota komisi V DPRD Lampung.
Ia juga menyampaikan, aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat akan menjadi catatan supaya dapat memperbaiki kinerja pemerintah di provinsi Lampung khususnya Bandarlampung.

“Gunanya reses ini kan kita dapat langsung mendengar apa yang menjadi keluhan rakyat, seperti pak Iskandar katakan. Bagaimana atlet yang berprestasi memberikan pengaruh penting di Lampung namun sayangnya tidak mendapatkan perhatian pemerintah sehingga dikhawatirkan atlet tersebut berpindah provinsi lain,” tambahnya.

“Saya berharap pemerintah dapat memperhatikan kelanjutan dari atlet berprestasi nantinya,” tutupnya.