Headlines
Loading...
HOME NASIONAL DAERAH TUBABA PESAWARAN SUMSEL ASAHAN
Sofian Marpaung Buka Praktik Pembelajaran Tahap Ke Dua Tanoto Foundation

Sofian Marpaung Buka Praktik Pembelajaran Tahap Ke Dua Tanoto Foundation


Asahan, (timenews.id)-   Drs Sofian Marpaung MPd Kadisdik Kabupaten Asahan hadiri dan buka pelatihan Praktik Pembelajaran guru SMP dan Madrasah Tsanawiyah yang diadakan Tanoto Fuondation di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. Rabu (04/03/2020)

Kegiatan ini merupakan  tahap yang  kedua sebelumnya tahap pertama di adakan di sekolah SMP Negeri 2 Kisaran pada 26-28 Februari lalu.

Pada kegiatan yang  kedua ini di ikuti oleh guru mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa  Indonesia. Yang di ikuti 58 peserta, meliputi  guru Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia 52 orang, Kepala Sekolah 4 dan pengawas 2 orang.

Dalam arahan dan bimbingan Kepala Dinas Pendidikan  Kabupaten Asahan Drs Sofian Marpaung MPd, mengatakan atas nama pemerintah kabupaten Asahan saya mengucapkan terima kasih kepada Tanoto Foundation yang sudah bekerja maksimal untuk meningkatkan mutu  pendidikan, khususnya di Asahan ini. Ucap Sofian

Selanjutnya saya akan mendestiminasi dalam program baik ini ke sekolah-sekolah  yang ada di Asahan ini karena program ini sangat bangus,” ungkap sofian.

Ambil ilmu dan terapkan di sekolahnya masing- masing. Orang yang beruntung itu ialah orang yang lebih baik hari ini dari pada hari eso,. cetus Sofian.

Sisworo Hadi Tanoto Foundation Pusat Jakarta dalam sambutannya mengatakan Tanoto Foudation ini banyak macam-macam program pintar.

Lebih lanjut Sisworo juga  mengatakan Traning ini untuk mengajak guru membuat disain pembelajaran yang aktif dan mengunakan pendekatan atau strategi MIKiR yakni
M : Mengalami
I   : Intraksi
Ki: Komonikasi
R : Refleksi
MIKiR  ini juga sejalan dengan konsef mereka belajar, dan semoga kegiatan kita hari ini mendapat inpsirasi baru bagi kita semua. ungkap Sisworo. Jadi, guru akan diajak atau dilatih mengunakan MIKiR dalam pembelajaran dikelas.

Harapan Sisworo kepada peserta agar setelah pelatihan, guru-guru dapat menerapkan MIKiR di sekolahnya masing-masing. tutup Sisworo. (Risma)