Headlines
Loading...
HOME NASIONAL DAERAH TUBABA PESAWARAN SUMSEL ASAHAN
Ketua PHDI Pusat Minta Umat Hindu Dukung Gubernur Membangun Lampung

Ketua PHDI Pusat Minta Umat Hindu Dukung Gubernur Membangun Lampung

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo  Berterima kasih kepada umat Hindu yang berkenan merayakan Dharmasanti bersama jajaran pemerintah Provinsi Lampung. Hal ini merupakan simbol masyarakat Hindu merupakan bagian dari keluarga besar yang  mengayomi dan mendukung Pemerintah Provinsi Lampung. Bandar Lampung, Selasa (18/4/2017).
Bandar Lampung (Timenews.co.id) -- Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya meminta umat Hindu mendukung Gubernur Lampung membangun dan memajukan Provinsi Lampung. “Sareng Pak Gubernur, masyarakat Hindu ngiring guyub, untuk bersatu, rapet. Kuncinya satukan pikiran, satukan hati dan satukan ucapan untuk bersama-sama memajukan Provinsi Lampung," ujar Wisnu pada perayaan Dharmasanti di Lapangan Korpri, Bandar Lampung, Selasa (18/4/2017).

Dalam kesempatan ini Wisnu mengajak umat Hindu meningkatkan kebersamaan dan partisipasi dalam  menjaga Bhineka Tunggal Ika dan toleransi antar umat beragama.

Menurutnya, umat Hindu harus mampu memiliki moral yang baik,  kecerdasan, dan berani mempertanggungjawabkan setiap perbuatan. Sehingga terjalin silahturahmi dan kerjasama yang baik dengan  pemerintah dan masyarakat di Lampung.

“Pemangku  menyampaikan kepada Umat agar menjaga silahturahmi dengan Pak Gubernur. Hormat dan lempar senyum kepada Pak Gubernur dan sesepuh. Jangan sampai terjadi hal aneh-aneh. Itu baru mampu menjaga kerjasama dan toleransi kehidupan beragama," kata dia.

Lebih lanjut Wisnu  menyampaikan apresiasi dan rasa bangga umat Hindu atas sumbangsih dan perhatian Gubernur Ridho dengan memberikan bantuan berupa tanah yang akan digunakan umat untuk membangun pusat pendidikan. Sehingga ke depan diharapkan Umat Hindu se-Lampung dapat meningkatkan kualitas dalam berkompetisi secara global.

“Umat Hindu turut menyampaikan kebanggaanya kepada Pak Gubernur karena sumbangsih dan perhatian yang sangat besar kepada Umat dengan memberikan tanah diharapkan perhatian ini dapat terus ditingkatkan dimasa yang akan datang."

Menanggapi hal ini, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo  berterima kasih kepada umat Hindu yang berkenan merayakan Dharmasanti bersama jajaran pemerintah Provinsi Lampung. Hal ini merupakan simbol masyarakat Hindu merupakan bagian dari keluarga besar yang  mengayomi dan mendukung Pemerintah Provinsi Lampung.

“Untuk itu saya berharap melalui kegiatan ini kekompakan dan keguyuban umat Hindu se-Provinsi Lampung semakin kuat, semakin kompak, dan semakin besar," ujar Gubernur.

Ridho menyampaikan  sangat menyadari  jasa besar umat Hindu bukan hanya bagi  Lampung tetapi terkait dengan kebangsaan Indonesia.

Menurutnya, jasa besar Umat Hindu kepada bangsa, memberikan pondasi yang fundamental terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. "Banyak  yang tidak menyadari ketika disampaikan NKRI harga mati,  ketika disampaikan bahwa bangsa kita tidak boleh pecah.  Hal tersebut sebenarnya berasal dari falsafah Umat Hindu.  Bangsa Indonesia berhutang pada falsafah Umat Hindu. Sebagai pewaris falsafah ini,  Pemerintah Provinsi Lampung berkewajiban  menjaga dan mengayominya," kata Ridho.

Ridho menjelaskan, Lampung adalah Provinsi yang penuh keanekaragaman dan perwujudan kebhinekaan secara utuh. Bahkan dengan istilah Lampung Indonesia Mini karena hampir seluruh suku di Indonesia ada di  Lampung.

‌"Gubernur Bali menyampaikan  setelah Bali,  keturunan suku Bali terbesar beradaptasi​ di Lampung. Beliau berharap umat Hindu dapat diberdayakan untuk mendukung Pemerintah Provinsi Lampung," ujar Ridho.

Terkait  pembangunan  Lampung, Ridho meminta dukungan, doa, dan restu agar dapat berjalan  lancar dan sukses. Ridho berharap perayaan Dharmasanti ini sebagai  kemenangan setelah perjuangan yang dilalui saat Nyepi dan perayaan lainnya.

Dalam kesempatan ini,  Gubernur Lampung  memberikan bantuan uang tunai kepada 75  pengurus pasraman dan 100  pemangku pura serta wisata rohani untuk 450 masyarakat Hindu se-Provinsi Lampung. (Hum/Rls/Tn/Ok)