Metro(TN) Kunjungan kerja Anggota DPRRI Komisi IV ke Pemerintah Kota Metro. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPRRI Komisi IV beserta rombongan, Walikota Metro Achmad Pairin, Bupati Lampung Tengah Mustofa, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dan Wakil Walikota Metro Djohan. Selain itu turut hadir Forkopimda, Kepala SKPD, Camat dan Lurah Kota Metro, Senin (19/12/2016).
Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan selamat atas kedatangannya Anggota DPR RI Komisi IV beserta rombongan. Berdasarkan laporan Walikota Metro, Kota metro memiliki luas wilayah 68,74 m2 dengan penduduk 164.010 dan menurut data yang diterima jika panen mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan bantuan dari pemerintah pusat untuk sektor pertanian. Namun tidak hanya itu saja, banyak permasalahan yang dihadapi di Kota Metro salah satunya mengenai harga gabah program nasional yang lebih murah dari pasaran.
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim menyampaikan, jika industri di Kabupaten Lampung Timur didominasi berbasis pertanian. Hal ini menyebabkan banyak permasalahan mengenai pertanian terutama harga tanaman singkong. Penyebabnya produksi singkong yang terus meningkat tetapi tidak diiringi oleh peningkatan kesejahteraan para petani. Selain itu untuk permasalahan Kelautan diharapkan Komisi IV DPRRI dapat memberikan bantuan berupa kapal, jaring dan perlengkapan lainnya untuk nelayan.
Bupati Lampung Tengah Mustofa, memaparkan mengenai permasalahan yang dihadapi di Kabupaten Lampung Tengah terutama masalah pertanian. Mustofa berharap agar program-program pertanian nasional dapat membantu masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
Dalam sambutannya Wakil Ketua anggota DPR RI Komisi IV Herman Khaeron menyatakan kedatangannya saat ini dikarenkan Provinsi Lampung menjadi lumbung padi nasional. Hal ini berhubungan dengan ruang lingkup yang dibidangi oleh Komisi IV yakni pertanian, pangan, maritim dan kehutanan. Menurut Herman Khaeron pertemuan yang dihadiri ketiga pemimpin daerah di Provinsi lampung dianggap strategis. Program prioritas yang dimiliki Komisi IV terletak pada komoditi pertanian terutama jagung dan padi sehingga pemberian subsidi terhadap benih serta pupuk akan diberikan keseluruh Indonesia.
“Jika mengukur situasi saat ini gabah kering panen dan giling memang terlalu rendah untuk semua daerah dan kurangnya komunikasi yang menyebabkan terjadi perbedaan harga. Harga pembelian pemerintah dimaksudkan untuk menjaga harga gabah dimasyarakat agar tidak jatoh ketika terjadi panen raya. Kami memperjuangakan harga gabah agar sama di seluruh Indonesia tapi kenyataannya kondisi perekonomian tiap daerah berbeda. Selain itu untuk sektor kehutanan dan lingkungan hidup Komisi IV DPR RI juga akan memberikan dukungannya untuk kepentingan masyarakat” ungkap Herman .Khaeron(*Ok/gung)

