timenews.co.id


DPRD Lampung dapil Lampung III (Pesawaran, Pringsewu, Metro) dari Fraksi PDI Perjuangan, Nurhasanah, menghelat reses senada di Desa Gedung Gumanti Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Minggu (27/2/2022).

Di hadapan warga konstituen yang hadir, Nurhasanah menjelaskan, dalam agenda reses yang digelar tiga kali setahun ini, 85 anggota DPRD Lampung termasuk dirinya berkesempatan bertemu konstituen dapil masing-masing, dipandu ketat protokol kesehatan (prokes) cegah kendali COVID-19.

 

Reses dilakukan, lugas mantan Ketua DPRD Lampung ini, demi menjaring, menampung aspirasi rakyat, serta melaksanakan fungsi pengawasan, satu dari tiga tupoksi legislatif kita.

 

“Reses perlu dilakukan guna mendengar langsung aspirasi yang ada di masyarakat. Sehingga nantinya bisa diambil sebuah keputusan yang terbaik. Termasuk usulan pembangunan yang ada di daerah masing-masing,” tutur Mbak Nur, sapaan peraih suara terbanyak dapilnya Pemilu 2019 lalu ini.

 

Terungkap, pelaksanaan reses pertama tahun 2022 ini dilaksanakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, terutama dalam penerapan protokol kesehatan, dikarenakan efek COVID-19 masih perlu diwaspadai.

 

Konstituen yang hadir, ujarnyi, dipastikan sehat jasmani rohani, bersih, taat prokes. Pihaknyi juga menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir. Ini guna meminimalisir terjangkitnya COVID-19.

 

Adapun, hasil pelaksanaan reses DPRD Lampung Tahun 2022 akan ditindaklanjuti sebagai usulan pembangunan tahun 2023. Aspirasi yang disampaikan masyarakat jadi catatannya, tujuannya dapat terealisasi, terakomodir baik, sesuai yang diharapkan.

 

”Apa yang sudah bapak ibu sampaikan di kesempatan hari ini akan saya catat dan saya sampaikan kepada pihak eksekutif, dengan tujuan apa yang menjadi harapan semua yang hadir ini dapat terakomodir,” ujar Mbak Nur, diaminkan para hadirin.

 

Terpisah sebelumnya, saat reses di Metro, Senin pekan lalu itu, Nurhasanah yang juga Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Lampung itu, semringah membaur bersama para warga konstituennyi sepanjang acara reses.

 

Kepada politisi perempuan hijabers Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang notabene juga salah satu tokoh Lampung yang cukup disegani di Jakarta itu, warga silih berganti utarakan uneg-uneg seputar berbagai hal terkait pelaksanaan program kerja pemerintah pusat maupun provinsi di Kota Metro.

 

Mulai dari realisasi dana program bantuan sosial (bansos), Program Keluarga Harapan (PKH), perapian pendataan seperti DTKS di Dinas Sosial (Dinsos), keluhan dan usulan pembangunan drainase jalan di sekitaran pemukiman warga Kecamatan Metro Timur Kota Metro, dan sebagainya.

 

Kesempatan itu, legislator mantan dua periode Ketua DPD Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia (KPPI) Lampung dan Sekretaris Jenderal DPP KPPI 2016-2021 ini didampingi Endang Ruwaliyana dari Badiklatda PDI Perjuangan Lampung.

 

Tampak hadir, mantan anggota DPRD Lampung I Nyoman Darmadi, pengurus PAC PDI Perjuangan Metro Timur dan Ranting PDI Perjuangan se-Metro Timur, Lurah Tejo Agung, serta para tetamu undangan.

 

Nurhasanah yang duduk di Komisi III DPRD Lampung ini selain menggarisbawahi arti penting kegiatan reses bagi wakil rakyat, juga menegaskan reses yang dilaksanakan anggota DPRD ialah demi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Untuk non fisiknya, pemberdayaan, dan pelatihan masyarakat agar mendapat manfaat yang berguna.”

 

Bicara harapan, Ketua Dewan Kehormatan DPC Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Bandarlampung 2020-2024 ini berharap agar dari program reses agar bagaimana untuk selalu bisa dekat dengan warga.

 

Juga, “Semua kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan dapat direalisasikan bersama mitra eksekutif, pemerintah daerah,” ujar ia mengunci keterangannya. (*)