(TN) PANARAGAN,Bentrok antardua kelompok masyarakat pecah di Gunung Terang KabupatenTulangbawang Barat (Tubaba), Jumat (11/03) siang.
Dua warga di laporkan tewas dan satu lainnya luka akibat sabetan senjata tajam.
Informasi yang diperoleh bentrok antar dua kelompok masyarakat
itu dipicu kesalahpahaman jatah uang keamanan menanam singkong di kawasan HTI yang lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Way Kanan.
itu dipicu kesalahpahaman jatah uang keamanan menanam singkong di kawasan HTI yang lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Way Kanan.
Informasinya, setiap kampung dikenakan jatah uang keamanan sebesar Rp 60 juta.
"Salah satu kelompok ini resah karena kerap diminta uang keamanan oleh kelompok lain," ungkap salah seorang warga , Jumat malam.
Entah siapa yang memulai, kemudian terjadilah keributan.
Karena tidak terima dua warganya tewas, ratusan warga balik menyerang kampung perbatasan.
Di lengkapi dengan berbagai jenis senjata tajam dan senapan angin mereka menyisir setiap rumah warga.
Empat rumah dilaporkan ludes dibakar. Massa juga membakar 6 unit kendaraan roda dua.
Kapolres Tuba AKBP Agus Wibowo yang mendapat laporan langsung menuju tempat kejadian perkara. Kapolres beserta jajaranya berupaya meredamkan warga yang sedang emosi.
Kapolres berjanji segera menangkap pelaku pembunuhan.
Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin turun ke lokasi bentrok untuk memediasi dua kelompok bertikai.
