timenews.co.id

Lampung Selatan (Timenews.id) -- PelaksanaTugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto menerima Audiensi Ikatan Persaudaraan Qori-Qoriah (IPQH) Kab. Lamsel, Senin, 10 September 2018 di ruang rapat Bupati Lampung Selatan. Acara yang dimulai pukul 9.32 WIB tersebut digelar dalam rangka silaturahmi serta membahas tentang pembinaan para Qori-Qoriah Kabupaten Lampung Selatan untuk menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019 yang rencananya akan digelar di Tulang Bawang Barat.

KH. Hamim Fadhil, selaku pembina IPQOH Kab. Lamsel merasa prihatin terhadap prestasi Qori-Qoriah Lampung Selatan yg dinilainya jauh merosot. Jika ditahun 2012, 2013 Qori-Qoriah Lamsel bisa menuai prestasi, tahun 2017 yang lalu Lampung Selatan Hanya berada di urutan ke 10 dari 15 kabupaten/kota yang ada di propinsi lampung.

“Saya prihatin dengan ranking kita yang naik. Tahun 2012 kita bisa juara”, ucap KH. Hamim Fadhil. Atas prestasi yang merosot tajam tersebut, KH. Hamim Fadhil mengharapkan agar pemerintah Kabupaten dapat memberikan motivasi, pembinaan secara berkesinambungan serta perhatian terhadap Qori-Qoriah sehingga mereka bersemangat berlatih dan tidak lari mewakili dari kabupaten lain.

“Lampung Selatan ini gudangnya Qori-Qoriah pak, mereka perlu pembinaan, perhatian serta reward dari pemda,” katanya memberikan penjelasan.

Atas masukan yang disampaikan pembina maupun ketua IPQOH tersebut, Nanangpun akan mengevaluasi serta memcari tahu sebab-akibat kenapa prestasi para Qori-Qoriah menurun. Pada kesempatan itu, Nanangpun berpesan kepada jajaran pengurus IPQOH dan Instansi terkait agar mengkaryakan para Qori-Qoriah yang telah berhasil memharumkan Lampung Selatan, serta pembinaan dilakukan sejak dini.

“Karyakan itu para Qori-Qoriah yang sudah membawa harum nama Lampung Selatan, jangan hanya digunakan saat kita butuh, tidak boleh seperti itu,” tegas Nanang di hadapan peserta Audiensi.

“Jika Qori atau Qoriah yang juara itu masih sekolah, kasih beasiswa, kasih reward, perhatikan mereka, beri merka nutrisi agar tidak lari ke daerah lain,” kata Nanang lagi.

“Saya ingin pembinaan dilakukan sejak jauh hari serta manfaatkan potenai yang ada di daerah kita. Saya gak mau juara tapi hasil dari gak bener, nyogok juri atau nge-bon dari daerah lain. Lebih baik gak usah ikut jika seperti itu. Pembangunan bukan hanya pada infrastruktur saja, tapi pembangunan mental-spiritual juga diperlukan. Saya ingin berprestasi yang benar,” kata Nanang menegaskan.(Hrmn/kmnfo)