Headlines
Loading...
HOME NASIONAL DAERAH TUBABA PESAWARAN SUMSEL ASAHAN
Monitor Keberadaan Flora dan Fauna, Dosen Darmajaya Rancang Prototipe Search Engine Berbasis Citra

Monitor Keberadaan Flora dan Fauna, Dosen Darmajaya Rancang Prototipe Search Engine Berbasis Citra


Bandar Lampung (TN) Peduli pada flora dan fauna di Indonesia membuat dosen Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Wasilah, SKom., MT dan Dona Yuliawati, S.Kom., MTI tergerak untuk melakukan penelitianprototipe search engine berbasis citra untuk memonitor keberadaan flora dan fauna Indonesia.

Penelitian ini berhasil memenangkan hibah penelitian produk terapan Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan (Ditjen Penguatan Risbang) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) tahun anggaran 2017.

Dona Yuliawati mengatakan, penelitian ini bertujuan membuat suatu prototipe search engineuntukmemonitor kepunahan dan mendeteksi adanya jenis baru flora dan fauna secara akurat.

Prototipeini akan menjadi salah satu alat yang digunakan untuk mengetahui kondisi atau status flora dan fauna Indonesia, sehingga pemerintah dan pihak-pihak terkait dapat concern dan mengambil
tindakan yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi punahnya sumber hayati di Indonesia,” tuturnya.

Dosen Fakultas Ilmu Komputer ini menjelaskan, search engine merupakan salah satu tool yang dapat digunakan memonitoring jenis-jenis flora dan fauna dengan teknik content based image retrieval (CBIR). CBIR adalah teknik pencarian gambar berbasis fitur dari citra meliputi warna, tekstur, bentuk, dan struktur.

“Selama ini pencarian citra masih dikerjakan dengan teknik searching berbasis teks yang hasilnya kurang akurasinya. Karena dalam search engine berbasis teks dalam mencari citra yang dicari hanya keywordnya bukan content atau fiturnya,” terangnya.

Dona melanjutkan, dalam penelitiannya akan dibangun suatu database citra flora dan fauna dengan junlah tidak kurang dari 10.000. Citra akan dikumpulkan dari internet, Departemen Kehutanan, Lembaga Biologi Nasional, dan sumber lainnya. Citra yang digunakan semuanya akan dikonversi dalam format JPEG dan database citra akan menjadi dua klasifikasi yakni klas fauna dan klas flora.

“Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahun, dimana tahun pertama difokuskan searching dengan fitur warna dan tekstur. Sedangkan tahun kedua dengan fitur bentuk dikombinasikan fitur struktur. Kami berharap hasil penelitian ini dapat berkontribusi mengembangkan ilmu pengolahan citra digital yang membantu pengembangan ilmu lingkungan dalam memantau kepunahan species tumbuhan dan hewan di Indonesia,” harapnya.

Menanggapi penelitian ini, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset, Dr. RZ. Abdul Aziz, ST., MT mengutarakan apresiasinya kepada para dosen Darmajaya yang aktif melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.“Darmajaya berhasil memenangkan 22 hibah penelitian dan 4 hibah pengabdian kepada masyarakat untuk tahun anggaran 2017. Prestasi ini menunjukkan budaya riset dan community service di Darmajaya terbangun baik sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tandasnya. (Humas)