Headlines
Loading...
HOME NASIONAL DAERAH TUBABA PESAWARAN SUMSEL ASAHAN
Melalui Waka Humas Kepsek SMKN-1 Tuba-Tengah Coba-coba Suap Wartawan.

Melalui Waka Humas Kepsek SMKN-1 Tuba-Tengah Coba-coba Suap Wartawan.


Tulang Bawang Tengah (Timenews.id) -- Kepala sekolah Sungkowo titis "coba-coba suap wartawan" melalui Gasimun selaku wakil kepala sekolah bidang Humas SMKN-1 Tuba-Tengah kabupaten Tubaba provinsi Lampung, Kamis 16 Mei 2019

Sebelumnya kepala sekolah SMKN-1 Tuba-Tengah Sungkowo titis menyarankan kepada timenew.id dan teim Melalui pesan singkat WhatsApp nya dirnya menyarankan"Coba hub pak Gasimun/waka humas, di sek. Tks,  Pak Gasimun,wakil kepsek bid humas, kalo saya lagi DL,beliau yg berkompeten ttg informasi di sekolah",ungkapnya

Sekira pukul 11:40 wib hari Waka Humas Gasimun tidak dapat menjelaskan terkait DUGAAN TILEP DANA BOS TAHUN 2018, sejumlah 62 murid, yang dilakukan oleh Oknum Kepsek Sungkowotitis, Selama 4 Triwula dengan rincian pencairan:

Pada triwulan 1 jumlah Murid 1.280, sedangkan yang dicairkan sejumlah Murid 1.304, terhitung dalam pencairan lebih Murid triwulan 1 sejumlah 24 Murid.

Pada triwulan 2 jumlah Murid 1.280, sedangkan yang dicairkan sejumlah Murid 1.304, terhitung dalam pencairan lebih Murid triwulan 2 sejumlah 24 Murid.

Pada triwulan 3 jumlah Murid 1.303, sedangkan yang dicairkan sejumlah Murid 1.321, terhitung dalam pencairan lebih Murid triwulan 3 sejumlah 18 Murid.

Pada triwulan 4 jumlah Murid 1.303, sedangkan yang dicairkan sejumlah Murid 1.304, terhitung dalam pencairan lebih Murid triwulan 4 sejumlah 6 Murid.

Selama 4 triwun Tahun 2018 sejumlah 62 Murid DIDUGA FIKTIF, dan ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh Oknum Kepsek Sungkowotitis, karena setiap triwulan dalam pencairan dana BOS selalu lebih dari jumlah Murid yang tertera di dapodik SMKN 1 TULANG BAWANG TENGAH.

Seharusnya lebih kurang Murid tersebut akan di perhitungkan pada triwulan berikutnya, apabila ada kelebihan murid maka harus dikembalikan pada akhir Tahun, selambat-lambatnya pada januari Tahun berikutnya, Gasimun hanya berkata " hal itu yang lebih paham operator sekolah," dalihnya

Menyusul setelah izin pamit pulang Waka Humas Gasimun berkata sambil memberikan amplop "mohon di terima mas ini buat transfot kalian,uang apa pak! "Ya buat mas beli bensin sebanyak 500 ribu" maaf pak kami dilarang meminta uang atau menerima suap,Tolaknya timenew.id"tutupnya