Iklan

Iklan

,

Iklan

Pemprov Melakukan Rapat Percepatan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra.

Redaksi
Selasa, 21 Februari 2017, 18:02 WIB Last Updated 2017-03-06T01:37:20Z

Bandar Lampung www.timenews.co.id - - Pemerintah Provinsi Lampung  siap melepaskan  jalan Terusan Ryacudu menjadi aset nasional  untuk dibangun menjadi jalan Akses TOL.  Diharapkan masyarakat Lampung dapat lebih mudah mengakses  TOL  Trans Sumatera untuk kepentingan sosial maupung mobilitas ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono saat memimpin rapat koordinasi terkait Pembangunan jalan akses TOL dari pintu TOL melewati ruas jalan Terusan Ryacudu  ke arah jalan Soekarno Hatta Bandar Lampung, di Ruang Kerja Sekda, Selasa 21/02/2017.

“Upaya ini sebagai komitmen untuk  mendukung salah satu Program  Prioritas Nasional tentang infrastruktur jalan  agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi Masyarakat Lampung,” ujar Sekdaprov. 

Dijelaskan Sekdaprov, Pemerintah Provinsi Lampung melalui SKPD terkait  siap  bersinergi dengan Kementerian PUPR dan  ITERA, untuk mulai melakukan proses alih status ruas jalan Terusan Ryacudu dari jalan Provinsi menjadi Jalan Nasional. Sehingga  pembangunan jalan dari dan menuju TOL yang melalui Ruas Jalan Ryacudu, jalur dua Korpri menuju ke Jalan By Pass Soekarno Hatta  Bandar Lampung segera terealisasi.

Dalam kesempatan yang sama  perwakilan PT. HKJT Aulia Rahman menyatakan siap untuk bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Lampung mulai dari segi pendanaan pembangunan hingga proses alih status  ruas jalan terusan Ryacudu.

Rektor ITERA Ofyar Z Tamin menjelaskan, akses TOL yang akan dibangun merupakan jalan strategis menuju Kota Baru dan ITERA, dengan demikian pembangunan akses TOL tidak hanya berdampak peningkatan sosial ekonomis bagi warga masyarakat tetapi juga untuk mahasiswa ITERA.

Diinfomasikan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Bayana turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut Staf Ahli Gubernur Lampung Choiriah Pandarita, BAPEDA, Dinas PUPR  dan  Kepala Biro Perekonomian Lukmansyah. (Rls/TN/Ok)

Iklan